Pemkab Malra Ikut Lomba Maluku Inovasi Award 2024 Dengan Inovasi Jeko Pabesting

Langgur, SentralNusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) turut serta dalam lomba Maluku Inovasi (MI) Award 2024 yang diadakan di ruang rapat lantai VI Kantor Gubernur Maluku pada Rabu, 3 April 2024. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Kamis, 4 April 2024, Penjabat Bupati Malra, Drs. Jasmono, M.Si., mempresentasikan inovasi Jeko Pabesting, yang merupakan singkatan dari Jemput, Konseling, Pasang, Aman, Bebas Stunting.

Selain Pemkab Malra, terdapat tiga kabupaten lain yang juga berpartisipasi dalam MI Award 2024. Kota Ambon menghadirkan dua inovasi, yaitu Kalesang Kintal Kosong yang memanfaatkan pengembangan sistem informasi digital untuk pemberdayaan lahan tidur, serta Si Pelayanan Alkanjang atau Strategi Peningkatan Alat Kontrasepsi. Kabupaten Buru mempersembahkan tiga inovasi yaitu, Asri (Anak Sadar Lingkungan), Dewi Berseri (Desa Wisata Bersih, Sehat, Lestari, dan Beriman), serta Dudeso (Depot UMKM dan Kerajinan Masyarakat Bupolo). Sementara itu, Buru Selatan menampilkan inovasi Geba Keda atau Gerakan Bersama Kebangkitan Ekonomi Desa.

Sebanyak 13 inovasi dari enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan empat kabupaten/kota saat ini berada dalam tahap penilaian oleh tim verifikasi MI Award 2024. Kabid Litbang Bappeda Provinsi Maluku, Rufaidah Samal, menyatakan bahwa inovasi dari OPD provinsi Maluku telah melalui tahap pemaparan dan penilaian pada Selasa sebelumnya, sementara penilaian untuk Kota Ambon, Kabupaten Buru, Maluku Tenggara, dan Buru Selatan dilakukan hari ini.

Setelah tahap penilaian, pengumuman juara satu dan dua tingkat provinsi akan dilakukan pada Musrenbang pada 17 April 2024. Semua inovasi tersebut akan didaftarkan sebagai inovasi daerah untuk mengikuti penilaian Indonesia Government Award (IGA) di Kementerian Dalam Negeri.

Rufaidah Samal juga menambahkan bahwa verifikasi kedua dilaksanakan oleh verifikator utama, dan tim Bidang Litbang Bappeda Maluku akan melakukan pleno untuk menentukan inovasi yang masuk ke tingkat final. Tersisa 13 inovasi yang diperlombakan, dengan 6 inovasi dari OPD provinsi dan 7 dari kabupaten/kota, yang memiliki tingkat kematangan di atas 60 persen.

Lomba MI Award ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Maluku yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selama masa kepemimpinan Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas N Orno.

 

4o

Pos terkait