Tual, SentralNusantara.com – Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Kota Tual, Rabu (15/10/2025). Kunjungan orang nomor dua di Indonesia tersebut dinilai sebagai momentum penting yang diharapkan dapat membawa perubahan positif serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis di daerah kepulauan itu.
Wali Kota Tual menyatakan, kehadiran Wakil Presiden di Kota Tual tidak hanya memiliki arti simbolis, tetapi juga menjadi harapan besar bagi masyarakat agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan dan potensi daerah. Menurutnya, Kota Tual memiliki karakteristik wilayah kepulauan yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda dengan daerah daratan.
Kepada wartawan, Akhmad Yani Renuat menyoroti sejumlah sektor yang dinilai perlu menjadi perhatian utama pemerintah pusat, yakni sektor perikanan dan kelautan, pendidikan, kesehatan, serta pariwisata. Ia menegaskan bahwa sektor-sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Tual.
“Kunjungan Wakil Presiden ini kami harapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di sektor-sektor strategis, terutama perikanan dan kelautan yang menjadi keunggulan utama Kota Tual, serta pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia menjelaskan bahwa sebelum kunjungan kerja Wakil Presiden, Pemerintah Kota Tual telah menyampaikan sejumlah usulan kepada pihak protokoler kepresidenan. Usulan tersebut menekankan bahwa arah pembangunan di Kota Tual harus berbasis pada karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Sebelum kunjungan ini, kami sudah mengusulkan kepada protokoler kepresidenan bahwa basis pembangunan haruslah masyarakat. Kita perlu memetakan karakteristik masyarakat, mengingat Tual merupakan wilayah kepulauan dengan keunggulan utama di sektor perikanan dan kelautan,” ungkap Akhmad Yani Renuat.
Menurutnya, kebijakan pembangunan yang tepat sasaran akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah. Ia berharap pemerintah pusat dapat melihat secara langsung potensi besar yang dimiliki Kota Tual di sektor tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tual juga mengusulkan agar Wakil Presiden Republik Indonesia dapat mengunjungi PT SIS, salah satu perusahaan yang dinilai menjadi motor penggerak utama sektor perikanan dan kelautan di Kota Tual. PT SIS selama ini berperan penting dalam aktivitas perikanan, khususnya yang melibatkan nelayan lokal.
Meskipun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak sempat mengunjungi PT SIS karena padatnya agenda kunjungan kerja, Wali Kota menegaskan bahwa harapan besar tetap disandarkan agar sektor perikanan dan kelautan di Kota Tual mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat ke depan.
“PT SIS bergerak di sektor perikanan, khususnya yang berkaitan langsung dengan nelayan. Kami sangat berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian yang baik terhadap sektor ini, karena menyangkut hajat hidup banyak masyarakat,” tuturnya.
Akhmad Yani Renuat menambahkan, Pemerintah Kota Tual akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai program pembangunan dapat selaras dengan kebutuhan daerah. Ia optimistis, kunjungan Wakil Presiden RI ke Kota Tual dapat menjadi pintu masuk bagi percepatan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.







