Mendikdasmen RI Tekankan Pemerataan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T saat Kunjungan ke Tual–Maluku Tenggara

Tual, SentralNusantara.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan pentingnya pemerataan mutu pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar seluruh anak bangsa dapat menikmati layanan pendidikan yang layak tanpa terkendala jarak dan kondisi geografis.

Menteri Abdul Mu’ti tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIT dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER. Kedatangannya disambut oleh Wakil Wali Kota Tual, H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli Wali Kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menghadiri kegiatan penandatanganan prasasti serta peletakan batu pertama pembangunan Mushola SMA Muhammadiyah Tual yang berlangsung pada pukul 16.00 WIT.

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti mengungkapkan rasa bahagia dan kebanggaannya atas pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Menurutnya, keberadaan sarana pendukung pendidikan yang memadai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

“Lahannya luas, maka kualitasnya pun harus hebat. Kita perlu memiliki lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

“Kita ingin anak-anak belajar di lingkungan yang sehat dan nyaman, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkualitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian besar terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di wilayah 3T. Pemerintah berkomitmen untuk menghapus kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah pelosok.

“Pendidikan bermutu harus dapat dinikmati oleh seluruh siswa di penjuru negeri. Tidak boleh ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan hanya karena alasan geografis. Setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi bersama Wakil Wali Kota Tual dan Bupati Maluku Tenggara terkait langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kei dan sekitarnya.

“Kami sudah berdiskusi untuk melihat apa saja yang bisa kita kerjakan bersama demi kemajuan pendidikan di daerah ini,” pungkas Abdul Mu’ti.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi dorongan positif bagi percepatan pembangunan sektor pendidikan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan di kawasan kepulauan dan wilayah terluar Indonesia.

Pos terkait