Ambon, SentralNusantara.com – Dalam rangka memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung aman dan lancar, Komisi III DPRD Maluku menggelar rapat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Maluku. Rapat ini membahas kesiapan transportasi laut guna menjamin kelancaran perjalanan mudik masyarakat antar pulau dan antar provinsi.
Wakil Ketua Komisi III, Richard Rahakbauw, menekankan pentingnya transparansi informasi mengenai ketersediaan armada laut menjelang libur Nataru. “Kami meminta Dinas Perhubungan untuk mempublikasikan informasi ketersediaan angkutan laut, baik menjelang mudik maupun arus balik, agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan baik,” ujar Rahakbauw.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah strategis, termasuk meningkatkan pengawasan di titik-titik utama seperti Bandara Pattimura, Pelabuhan Laut Ambon, Pelabuhan Hurnala Tulehu, Pelabuhan Penyeberangan Hunimua, Pelabuhan Galala, Terminal Penumpang Batu Merah, dan Pelabuhan Rakyat Mamokeng.
Namun, Malawat juga mengakui adanya kekurangan armada KMP Ferry di Pelabuhan Hunimua. “Meski ada keterbatasan armada, kami memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk pelaksanaan ram check pada semua moda transportasi. Kami juga memeriksa peralatan keselamatan seperti jaket pelampung guna menjamin keamanan penumpang,” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa perjalanan mudik masyarakat berlangsung lancar tanpa kendala berarti, sekaligus menjamin keselamatan penumpang.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sehingga pelaksanaan Nataru dan arus balik berjalan dengan baik,” tutup Malawat.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Maluku yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga mereka







