Tahun Pertama Kepemimpinan Wattimena–Toisuta, 491 Sambungan Air Bersih Rampung

AMBON, SentralNusantara.com – Di tahun pertama masa kepemimpinan Wali Kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta, Pemerintah Kota Ambon bergerak cepat menuntaskan program prioritas pemenuhan akses air bersih.

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, M. Latuihamalo, menjelaskan program itu didanai melalui APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan fokus utama pada pembangunan sambungan rumah (SR) baru.

Melalui DAK, pekerjaan difokuskan di Kayu Putih, Lateri, dan Batu Merah (Warasia). Dua lokasi telah rampung 100 persen, sementara satu titik masih dalam tahap penyelesaian karena kendala pencarian sumber air yang stabil. Total sambungan dari paket DAK mencapai 191 SR.

Sementara itu, dukungan APBD difokuskan pada kawasan padat penduduk dan perbukitan seperti Benteng Karang, Halong Atas, Kesia, Tahola–Paso, hingga kawasan menuju Kantor Sinode.

“Hingga tahun ini, pelayanan SR dari PUPR telah mencapai sekitar 491 sambungan, belum termasuk tambahan dari Perumdam Tirta Yapono,” jelas Latuihamalo di Ambon, Rabu. (10/12/2025).

Untuk kawasan BTN Kebun Cengkih, pelayanan belum optimal akibat keterbatasan sumber air. Tahun depan, Pemkot berencana mengalihkan suplai dari kawasan THR sekitar Hotel Santika yang memiliki debit lebih menjanjikan.

Total anggaran yang digelontorkan tahun ini cukup signifikan, yakni DAK sebesar Rp4,5 miliar, APBD untuk Perumda Rp2,25 miliar, serta APBD paket langsung dan aspirasi DPRD sebesar Rp3,3 miliar.

Latuihamalo menegaskan seluruh pekerjaan DAK mendapat pendampingan Kejaksaan guna menjamin kualitas dan transparansi.

Untuk 2026, Lateri dan Wayame menjadi prioritas baru, disusul sejumlah wilayah seperti Poka, Amahusu, Latuhalat, dan Kudamati yang masih membutuhkan penguatan debit air.

Pos terkait